Sistem Manajemen Belum Berlisensi KAN

Sertifikasi Corporate Legal Officer

Kode Skema: EDUKIA-CLO-2026-026 Jumlah unit kompetensi: 9

Tentang Skema

Skema sertifikasi Corporate Legal Officer merupakan bagian dari bidang Sistem Manajemen & Governance yang diselenggarakan LSP Edukia (LSP Edukasi Global Cendekia), lembaga sertifikasi person terakreditasi KAN (Komite Akreditasi Nasional). Uji kompetensi mencakup 9 unit kompetensi. Skema ini merupakan skema sertifikasi LSP Edukia yang belum berlisensi KAN.

Ruang lingkup: Pengelolaan fungsi hukum internal perusahaan — identifikasi regulasi, penyusunan dan penelaahan dokumen hukum, pengelolaan risiko hukum, serta pengawasan kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Mengacu pada dokumen skema EDUKIA-CLO-2026-026 Revisi 1, berlaku efektif 15 September 2026.

Persyaratan Pemohon

  • Pendidikan minimal D3 atau S1 Ilmu Hukum atau Hukum Islam (terbuka juga bagi lulusan disiplin ilmu lain yang berminat menjadi Corporate Legal Officer)
  • Fresh graduate dan/atau memiliki pengalaman kerja di perusahaan atau korporasi
  • Memiliki Sertifikat Pelatihan Corporate Legal Officer

Unit Kompetensi (9)

Kode UnitJudul Unit Kompetensi
SP.CLO.001.01Melakukan Pemenuhan Perizinan Usaha dan Legalitas Korporasi
SP.CLO.002.01Menyusun dan Meninjau Dokumen Hukum Perusahaan
SP.CLO.003.01Menyusun Legal Opinion dan Rekomendasi Hukum
SP.CLO.004.01Mengelola Administrasi dan Arsip Hukum Korporasi
SP.CLO.005.01Menyusun Laporan Legal dan Kepatuhan Secara Berkala
SP.CLO.006.01Melakukan Monitoring dan Analisis Perubahan Regulasi
SP.CLO.007.01Melakukan Legal Due Diligence & Audit Kepatuhan Hukum
SP.CLO.008.01Mengelola Hubungan dengan Regulasi dan Stakeholder
SP.CLO.009.01Menangani Pemeriksaan dan Investigasi oleh Regulator

Metode Asesmen & Standar Kelulusan

Metode penilaian

  1. Ujian tulis (pilihan ganda dan esai) untuk menilai pemahaman dan penguasaan pengetahuan terhadap elemen kompetensi dan kriteria unjuk kerja.
  2. Ujian lisan berbasis studi kasus untuk menilai kemampuan menjelaskan, menginterpretasikan, memberikan argumentasi, mengidentifikasi ketidaksesuaian, dan menganalisis permasalahan.
  3. Tugas keterampilan untuk mengevaluasi pengetahuan, keterampilan, dan kemampuan peserta.

Bobot penilaian per metode ujian

Metode UjianJumlah SoalLama PengerjaanProporsi Nilai
Pilihan Ganda100120 menit65%
Esai1090 menit35%

Evaluasi per unit kompetensi.

Rekapitulasi pembobotan

Metode UjianProporsi Nilai
Ujian Tulis (Pilihan Ganda + Esai)70%
Ujian Lisan + Keterampilan30%

Standar kelulusan

  1. Asesi dinyatakan lulus uji kompetensi apabila memperoleh nilai minimal 60. Asesi yang tidak lulus dapat mengikuti remedial.
  2. Asesi wajib mengerjakan ujian secara jujur dan mandiri, tanpa bekerja sama, alat bantu tambahan, atau perantara ujian. Pelanggaran atau perilaku tidak jujur membatalkan ujian, nilai dianggap 0, dan asesi dinyatakan tidak lulus.
  3. Jawaban yang terindikasi plagiarisme (kata, kalimat, data, atau informasi sama persis) diberi skor 0, asesi dinyatakan tidak lulus, dan tidak dapat mengikuti ujian ulang sampai batas waktu yang ditentukan LSP Edukia.

Aturan Pelaksanaan (Code of Conduct)

Pemegang sertifikat wajib:

  1. Bekerja hanya dalam lingkup kompetensi dan kewenangan yang dimiliki.
  2. Memberikan informasi, data, hasil analisis, laporan, atau pernyataan profesional secara benar, objektif, dapat dipertanggungjawabkan, dan tidak menyesatkan.
  3. Menjaga kerahasiaan informasi yang diperoleh dalam pelaksanaan pekerjaan, kecuali pengungkapan diwajibkan oleh hukum atau telah mendapat kewenangan yang sah.
  4. Menghindari konflik kepentingan dan mengungkapkan potensi konflik kepentingan kepada pihak yang relevan.
  5. Mematuhi peraturan perundang-undangan, standar, prosedur, dan persyaratan profesional yang relevan.
  6. Tidak menyalahgunakan sertifikat, logo, tanda sertifikasi, atau status sertifikasi.
  7. Tidak melakukan tindakan yang dapat merusak integritas proses profesional maupun reputasi sertifikasi.
  8. Menjaga dan mengembangkan kompetensi sesuai perkembangan bidang profesinya.
  9. Bersedia memenuhi ketentuan LSP mengenai pemeliharaan, penggunaan, pembekuan, pencabutan, dan sertifikasi ulang sesuai skema yang berlaku.
  10. Menjaga kerahasiaan informasi hukum; menghindari konflik kepentingan; memberikan analisis berdasarkan hukum/regulasi yang berlaku; tidak memalsukan atau menyembunyikan dokumen/fakta material; membedakan fakta, interpretasi, dan pendapat profesional; serta tidak memberikan pernyataan mengenai kewenangan/kompetensi yang tidak dimiliki.

Survailen & Resertifikasi

Sertifikat kompetensi disahkan Ketua LSP Edukia dengan masa berlaku 3 tahun.

Survailen

Survailen tidak diterapkan pada skema ini berdasarkan kajian risiko LSP Edukia. Selama masa berlaku sertifikat, pemegang sertifikat tetap wajib menjaga kompetensi, mematuhi aturan pelaksanaan (code of conduct), menggunakan sertifikat sesuai ketentuan, dan mengikuti perkembangan standar, regulasi, teknologi, dan praktik profesional yang relevan. Informasi atau keluhan atas dugaan pelanggaran tetap dapat ditindaklanjuti LSP sesuai prosedur.

Resertifikasi

Permohonan sertifikasi ulang diajukan paling lambat 2 bulan sebelum masa berlaku sertifikat berakhir. Resertifikasi dilakukan dengan uji kompetensi kembali, melalui proses pendaftaran, asesmen, dan pengambilan keputusan yang sama dengan sertifikasi awal.

Hubungi Kami